Perbedaan Anemia Aplastik Dengan Leukemia

Anemia aplastik adalah kelainan darah yang ditandai dengan penurunan komponen selular pada darah tepi yang diakibatkan oleh kegagalan produksi di sumsum tulang (pabrik pembuat sel darah). Pada keadaan ini jumlah sel-sel darah yang diproduksi tidak memadai. Penderita mengalami pansitopenia, yaitu suatu keadaan dimana terjadi kekurangan jumlah sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan trombosit.

Hal ini berbeda dengan leukemia atau kanker sel darah putih (leukosit) yang hasil pemeriksaan laboratorium darahnya menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih. Jadi perlu diketahui hasil pemeriksaan laboratorium darah tersebut secara lengkap untuk mengetahui penyakit yang mana.

Anemia aplastik sering diakibatkan oleh radiasi dan paparan bahan kimia. Akan tetapi, pada sebagian besar pasien penyebabnya tidak dapat diketahui. Anemia aplastik dapat juga terkait dengan infeksi virus dan dengan penyakit lain.

Pengobatan anemia aplastik dapat bersifat suportif yaitu dengan transfusi darah dan trombosit. Penggunaan obat-obatan atau agen kimia yang diduga menjadi penyebab anemia aplastik harus dihentikan. Apabila terjadi infeksi bakteri, dilakukan pemberian antibiotik. Terapi standar untuk anemia aplastik meliputi terapi imunosupresif atau transplantasi sumsum tulang.

Pengobatan yang diberikan bergantung pada subtipe yang didapatkan. Terapi utama pada penderita leukimia adalah kemoterapi. Lebih dari 90% penderita dapat dikendalikan penyakitnya setelah kemoterapi awal.

Tujuan dari kemoterapi yang dilakukan adalah mencapai remisi total, yang berarti pasien bebas dari penyakit dan tidak kambuh lagi. Setelah diberikan pengobatan awal akan diberikan pengobatan tambahan (konsolidasi) untuk menghancurkan sisa-sisa sel leukemik. Leukimia bisa terkendali melalui obat-obatan dan kemoterapi atau mencapai remisi yang sempurna dan 5 tahun bebas penyakit, namun yang menjanjikan kesembuhkan bagi penderita leukimia hanya pencangkokan sumsum tulang.

0 Response to "Perbedaan Anemia Aplastik Dengan Leukemia"

Poskan Komentar